QS Az-Zumar:45
Dan apabila yang disebut hanya nama ALLAH, kesal sekali hati orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat. Namun apabila nama-nama sembahan selain ALLAH disebut tiba-tiba mereka menjadi gembira
Tdi pagi setelah sahur, sambil nunggu azan aku ngaji ngelanjutin yang kemaren, yaitu Qs. Az-Zumar tapi pake artinya. Waktu baca ayat 45, tiba-tiba ada guntur menggelegar, haha engga juga sih lebay amat kaya gitu, tapi yang bener adalah ada guntur besar dihatiku wow.
Lagi-lagi tersindir dengan ayatnya. dan kalo kesindir gitu, rasanya ada yang seseek dalam dada pengen dikeluarin, tapi karena ga bisa walhasil yang keluar cuma setetes air mata. cuma setetes, beneran cuma setetes.
Dan apabila yang disebut hanya nama ALLAH, kesal sekali hati orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat.
Astahgfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah
Jujur aku akui, sering saat azan tiba, tiba-tiba muncul rasa males, kesel karena muncul kewajiban sholat. Astaghfirullah. Kemudian waktu muncul tanggal 1 Ramadhan kemaren, biasanya dari pengalaman yang dulu-dulu rasanya seneeeeng bnget kalo udah mau masuk Ramadhan. Tapi sekarang? Ga usah ditanya. Rasa males dan kesel itu dateng juga. Kafir bangeet rasanya hidup.
Namun apabila nama-nama sembahan selain ALLAH disebut tiba-tiba mereka menjadi gembira
Sembahan selain Allah=thagut=apapun yang memperbudak diri kita, yang mengatur aktivitas kita. Dan selama ini yang rasanya merajai diri saya adalah hawa nafsu, cinta dunia, lawan jenis, musik, fun, dan lain-lain yang seharusnya bukan menjadi raja dalam diri.
Syirik? Nauzubillahiminzalik
Misalkan, ada lagu baru, eh pengen cepet-cepet download. Terus misalkan ada yang ngajak main padahal itu merupakan wasting time yang ga berguna dan untuk seneng-seneng doang eeeh dengan senang hati ikut, lain lagi kalo sama ayah disuruh taraweh dimesjid, bawaannya pasti maleeees dan sedikit kesel.
Ah, astaghfirullah banyak banget rasanya dosa ini. Belum lagi gimana kalau tiba-tiba meninggal dengan keadaan kaya yang tadi aku sebutin. Astahgfirullah Ya ALLAH ampuniiiii ya ALLAH. aku ingin istiqomah, ingin dalam keadaan kaya baca ayat 45 tadi, dimana aku menyadari semuanya dan ingin memperbaiki. Jangan sampai beberapa saat kemudian setelah menyesali semua kesalahan eh malah kembali melakukan hal yang sama. Astaghfirullah ya ALLAH maaaf kan akuuuuuuuuuuu :'(
untitled
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 respons:
Posting Komentar