One of best moments I ever had in my life is Pemantapan, yap!
Pemantapan dimulai waktu kelas 9 semester 1 akhir sampaai lulus. Kenapa disebut best moment? Karena banyak kejadian unpredictable disini dan saya nemuin banyak hal menyenangkan sebelum menjalani hari-hari berat (baca: UN)
Hmmm
Dan ini juga merupakan masa-masa terakhir di dunia SMP.
Pemantapan bermula dari TKD yakni tes kemampuan dasar yang menimbulkan kelompok-kelompok dalam pemantapan. Kelompok-kelompok tersebut yakni Al-Malik, Ar-Rahman, Ar-Rahim, dan Al-Qudus. Daan saya msuk ke kelompok Al-Malik. Kelompok yang awalnya saya ga suka karena kayanya hidup disini bakalan flat dan membosankan.
Padahal suatu hari saya akan sadar kalau Al-Malik sama sekali ga pernah ngebosenin :)
Kalau ga salah, Al-Malikk ini ada 19 orang; Saya, Rifa, Uji, Lia, Hasna, Sanny, Ain, Hadiati, Halimah, A'yun, Fitria, Fatih, DH, Upi, Aceng, Azhar, Hikmat, Andra, Amir,
Tempat favorit kita belajar, sebelum ada tempat yang ditetapkan sekolah adalah di koridor, di perpus, di kelas ABM atau di musholla. Tapi yaaang paling saya sukai adalah di mushola, soalnya banyak jendela dan loker-loker :D
Biasanya, yang ngambil whiteboard adalah saya dan Rifa, kadang sambil ngambil alas duduk juga. Yap, di Al-Malik saya deketnya sama Rifa.
Our habbits:
#1 Nulis-nulis binder orang lain dengan pesan-pesan dan kadang coretan-coretan curhatan ga penting hahaha
#2 Bikin cerita panjang di bukunya Uji tentang Al-Malik tapi ceritanya ngarang hahaha ini yang aseek
#3 Makan choki-choki
#4 Maen jujur atau berani dan gatau kenapa tiap main Ain terus yang kena :)
#5 Main yang lipet-lipetan -susah dideskripsikan nih
#6 Dan lain-lain
Setiap hari Sabtu, kami menjalankan Try Out. Dan setiap TO ada rengking-rengkingnya. Yang bikin depresi adalah rengking saya selalu dibawah anak-anak Al-Malik yang lain :( Pernah rengking 34 bahkan malah 47 dari 60 siswa seangkatan.
Belum lagi nilai-nilai formatif, pernah waktu itu dapet nilai math 60 sedangkan yang lain dapetnya diatas 80 dan akhirnya aku udah mau nangis tapi kata mereka, temen-temen Al-Malik, gapapa, itu wajar yang penting ada perkembangan dan artinya di formatif selanjutnya saya harus lebih baik lagi :D
Akhirnya, setelah UN tinggal didepan mata, kira-kira seminggu lagi. Kami, masih pergi ke sekolah dan berbeda dengan sekolah umum lainnya yang seminggu sebelumnya malah diliburkan.
Saat itu, kami seperti biasa melalukan formasi pembukaan dan jadwal saat itu adalah di kelas ABA.
Saat itu, saya masih sangat ingat, kami mendapat peringatan dari seorang guru. Beliau bilang kalo angkatan kami sama sekali belum kompak. Karena masih ada yang ga respek dan kurang peduli sama sesama.
"Kalian bareng-bareng dari kelas tujuh, tapi apa mau lulusnya ninggalin satu sama lain?" Ya sekiranya itu yang saya tangkep dari omongan guru tersebut.
Setelah berada di Al-Malik ada guru lain yang nyuruh kita untuk saling ngajarin materi-materi yang mau di UN in ke temen-temen yang masih kurang ngerti. Dan akhirnya, dengan pemantapan ini, saya bisa ngeliat temen-temen pada berubah. Semuanya jadi rajin, semangat, dan jadi pada baik hahaha :D
UN pun berlangsung dan semua aman ga ada yang ga lulus, pas buka surat hasil UN, saya nangis :D
Nangis karena banyak hal yang bercampur dalam benak saya. Senang karena hasilnya tidak mengecewakan, sedih karena ga akan pernah ada pemantapan di Al-Malik lagi, karena akan ninggalin sekolah, terharu karena kita semua nya lulus, dan lain-lain. Rasanya waktu itu pengen ngucapin beribu-ribu makasih ke guru-guru dan temen-temen. Im proud of you all :)
Ujian selanjutnya adalah Ujian Madrasah, dimana waktu itu saya tidur dan ditinggalin dikelas berempat, sama Oban, Rijal N, dan Rijal L. Waktu buka mata, saya liat Bu Dewi bawa kamera dan lagi moto-moto kita. daan di papan tulis ada tulisan " Yang sudah selesai keluar jangan bersuara" Ckckckck ternyataa. Pas kita keluar ruangan, "Eh, kalian udah bangun?" hahaha zzzzzz .
Dan UM pun berhasil kami lewati.
Kemudian, UK yakni Ujian Komprehensif. Wow ini juga perjuangan yang lumayan aga berat dan mengesankan, ntar aja yaa di postingan baru ahaha :D
Setelah semua ujian ini berhasil kami lewati, kami pun lulus dan pergi masing-masing ke sekolah menengah atas yang berbeda :')
Meskipun pemantapan ini ga bikin saya masuk ke SMA yang sangaaat saya dambakan dulu, SMAN5 tapi ini menjadi batu loncatan buat saya untuk lebih baik lagi. Pesan-pesan kalian di binder Insya Allah ga akan pernah saya lupain and keep it istiqomah :)
Mrs. Eli : Angkatan tujuh adalah pelajar sejati yang patut dibanggakan :)
(UN)forgettable
by i p o jam 4:33 PM
Label: Reminiscing
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 respons:
Posting Komentar